menua

menjadi tua adalah suatu hal yang tidak bisa dihindari oleh makhluk hidup mana pun. tak terkecuali pesohor penikmat operasi plastik dan botox :D . makhluk2 imortal macam vampire pun tetap menua. buktinya, biarpun penampilan mereka super awet muda, mereka tetap mengakui usia mereka yang sudah ratusan bahkan ribuan tahun. waktu itu adil karena tiap orang sama-sama mendapat jatah yang sama: 24 jam sehari dan tidak bisa dijinakkan. waktu terus berjalan sebagai penanda hidup. karena itu menjadi tua bukan kesalahan siapa-siapa.

belum tentu usia yang lebih tua menandakan resume hidupnya lebih panjang daripada yang lebih muda. apalagi kalau yang riwayat hidupnya lempeng-lempeng saja seperti gue. belum lagi gue pernah berhibernasi selama bertahun-tahun tanpa melakukan banyak aktivitas yang berarti. begitu kembali ke dunia normal, gue mirip orang yang baru tersadar dari koma dan kini gue berusaha mengejar ketertinggalan asam-garam dalam hidup gue. bagaimana pun gue merasa tersanjung sudah dituakan oleh bocah-bocah di lingkungan kerja meski sesungguhnya belum pantas. jadi maklumi saja kalau Read the rest of this entry »

meler is cengeng? apa iya?

orang bilang cewek itu cenderung emosional dan paling sering mengekspresikannya dengan nangis.

hmm… yang pertama sih bener. gue sebagai cewek tulen dengan segala kerendahan hati mengakui bahwa kami sering melibatkan perasaan dalam pikiran, perkataan & perbuatan. apalagi kalau sedang PMS, wah bawaannya emosi jiwa. salahkah itu? nggak juga kalau nggak berlebihan, karena dunia akan garing bila hanya kerasionalisan otak yang bicara. perasaan memberi warna. ada empati juga benci di sana yg memberi nuansa positif dan negatif.

paruh kedua kalimat di atas itu yang salah. ada yang bilang mo hepi, mo marah, mo sedih, cewek cuma bisa nangis. walah, masa cewek kalah sama bayi? bayi saja masih bisa ketawa sementara cewek nangis melulu? tuduhan kejam itu! tapi berhubung ada jutaan cewek di dunia dan yang namanya anomali itu selalu ada jadi memang bukan suatu hal yang nggak mungkin kalau ada cewek cengeng. tapi sekali lagi itu mah oknum!

gue sendiri juga suka nangis. biasanya abis Read the rest of this entry »

atas nama perut

alasan apa yang biasanya mendorong kita membeli makanan baik makanan berat atau sekedar cemilan? lapar, itu pasti karena kalau tidak, apa makanan yang kita beli hanya untuk ditonton? coba-coba, biasanya kita tergoda ikut membeli makanan setelah melihat keasyikan orang lain makan makanan tersebut. iseng, bisa jadi kita membeli makanan yang tadinya tidak terpikir akibat termakan rayuan maut sang penjual makanan. tapi pernahkah terbayangkan oleh kita bahwa masih banyak orang lain yang saking miskinnya tidak mampu membeli makanan yang layak?

mungkin ada yang sudah pernah melihat film pendek karya Ferdinand Dimadura berikut. film besutan sutradara asal Filipina ini memang nggak baru, bikinan tahun 2005 dan disertakan dalam festival film berlin 2006. awalnya agak lambat, tapi paruh berikutnya sangat dahsyat. Read the rest of this entry »

i told you so

good friends never say ‘i told you so.’. kira-kira begitu kalimat dari kartu ultah keluaran American Greetings yang pernah gue beli buat sohib gue lebih dari satu dasawarsa yang lalu. kata-kata itu begitu membekas di benak gue karena sampai sekarang gue nggak juga bisa menahan diri untuk tidak bilang, ‘tuh kan, apa gue bilang?’

sebagai sahabat yang baik, gue selalu berusaha menjadi pendengar yang baik sekaligus penasehat yang bijak. tapi ya siapa sih gue ini? Read the rest of this entry »

mati kata = kata mati?!

apa sih maksud judul entry blog gue kali ini? mati kata artinya macet dalam berkata-kata, sedangkan kata mati buat gue artinya kata yang nggak memiliki arti apa-apa. waduh, apa gue udah tertimpa writer’s block sehingga nggak bisa nulis dengan baik dan benar lagi? walah, mau nyari alasan lagi kenapa cerpen dan cerber baru nggak muncul-muncul? nggak, yang mau gue curhatin sekarang adalah penyakit gue yang nyebelin bahkan lebih tepat disebut memalukan.

lidah gue kadang nggak bisa dikendalikan sehingga memuntahkan sepatah-dua patah kata tolol tanpa arti. contohnya, kemarin malam gue Read the rest of this entry »

lembur: perlukah? haruskah?

gue kangen pulang kerja tenggo karena belakangan ini gue cuma bisa terawa iri melihat teman-teman gue mirip anak SD, berlarian pulang dengan wajah gembira saat jarum jam merentang lurus vertikal. lalu kenapa nggak ikutan pulang? males bermacet ria? halah, mau pulang 1 jam kemudian tetap saja kawasan segitiga emas itu nggak bebas dari macet. bahkan kepadatan kendaraan hingga padat merayap itu kadang masih terjadi hingga 1 jam berikutnya :(  . bukan itu penyebab gue tersandera di kantor. yang bikin gue melemburkan diri dengan pasrah tapi tak rela adalah kerjaan setumpuk yang nggak ada habis-habisnya :cry: . Read the rest of this entry »