RSS

my life without me: 10 things to do before you die

24 Nov

my-life-without-me

 

 

buat gue, film ini adalah salah satu chickflick yang langka. rasanya nggak cocok juga masuk kategori chickflick walau dijamin yang bersedia menonton film drama ini mayoritas cewek, tapi segi humanis film ini membuatnya terlalu dewasa untuk disebut film cewek atau film drama romantis biasa. temanya tentang persiapan seseorang yang akan dijemput maut tidak membuatnya jatuh menjadi film cengeng. nggak ada akting nangis bombay ala sinetron yang overdosis sehingga malah bikin penonton sama sekali nggak terharu. juga nggak ada perjuangan penuh semangat menolak maut datang yang begitu inspiratif seperti yang sering ditampilkan oleh film-film Hollywood. film ini sangat bersahaja, menggambarkan sesosok manusia yang pasrah dan tak mau lari dari sakratul maut.

 

Ann, tokoh utama film ini adalah seorang seorang ibu muda beranak dua. hidupnya bahagia meski miskin. saking miskinnya, keluarga kecil ini tinggal di sebuah trailer bobrok di halaman rumah ibunya. kesehariannya cukup muram, ibunya seorang pengeluh yang senang membanggakan diri sendiri dan menyalahkan dunia, ayahnya dipenjara selama 10 tahun dan misuanya yang ganteng itu nggak punya pekerjaan tetap sehingga tiap malam Ann harus bekerja sebagai cleaning service di sebuah universitas. lalu di mana kebahagiaan itu berasal? dari kedua putrinya yang cantik dan lincah juga suaminya yang sangat memuja dan mencintainya.

 

tidak ada tangis sedu-sedan saat Ann divonis mengidap tumor ganas yang menyebabkan usianya tinggal 2-3 bulan. yang ada hanyalah kesadaran akan kenyataan pahit bahwa hidupnya tidak sebahagia orang lain. namun bukannya menyalahkan siapa-siapa, dia mulai mempersiapkan diri menghadapi sisa waktu yang dimilikinya sekaligus mempersiapkan masa depan bagi orang-orang yang dicintainya. dia mencoba realistis untuk tidak membuang-buang waktu dan uang bagi penyakit yang tak tersembuhkan dan dia tak ingin pula bila anak-anaknya nanti mengenang hidupnya berakhir di rumah sakit yang dingin.

 

maka di sebuah cafe sepi, dia menulis di buku notes pinky-nya:

 

10 things to do before i die:

1. Tell my daughters I love them several times.
2. Find Don a new wife who the girls like.
3. Record birthday messages for the girls for every year until they’re 18.
4. Go to Whalebay Beach together and have a big picnic.
5. Smoke and drink as much as I want.
6. Say what I’m thinking.
7. Make love with other men to see what it’s like.
8. Make someone fall in love with me.
9. Go and see Dad in Jail.
10. Get false nails. And do something with my hair.

 

no 7 & 8 memang kontroversial karena membuat nilai minus pada semua pengorbanan Ann agar keluarganya tidak ikut menderita demi dirinya. mungkin 2 poin tersebut sengaja dibuat untuk menunjukkan kalau sang tokoh protagonis tak sepenuhnya putih. dia kadang lelah dan untuk pertama kalinya ingin menikmati hidup untuk dirinya sendiri dan dengan caranya sendiri. tokoh favorit gue dalam film ini adalah dokter berwajah culun yang berhati mulia. sudah berusaha memberi pelayanan yang terbaik bagi sang pasien dengan penuh kesabaran dan tanpa bersikap sotoy yang memaksa, masih bersedia juga melakukan pertolongan pribadi pada Ann. seandainya ada dokter seperti ini ada di Jakarta…

 

Sarah Polley berhasil menghidupkan karakter Ann dengan sempurna. setiap gerak mimik mukanya sekecil apapun entah itu kedipan mata atau seringai kecut, mencerminkan seorang ibu muda keras kepala yang berusaha tetap tabah dan pantang menunjukkan kegalauan hatinya pada orang terdekat sekalipun. Scott Speedman tampil hangat dan simpatik (dan tentu saja sexy). sedang Mark Ruffalo menyajikan akting pas sebagai lelaki kesepian yang sensitif dan fragile. tapi scene stealer-nya ada pada Debby Harry. vocalis band Blonde yang beken dengan single Maria itu bisa menampilkan sosok ibu yang tidak menyenangkan, pahit, tapi sekaligus mengiba.

 

jadi bagi yang ingin menyaksikan film ini, bersiaplah dengan segulung tissue. karena kemungkinan besar anda akan membutuhkannya. :)

 

 

About pibel

writer wannabe who loves to eat delicious meal. married to the nicest pibel on earth and live happily efer after.
3 Comments

Posted by on November 24, 2008 in film

 

Tags: , , , , ,

3 Responses to my life without me: 10 things to do before you die

  1. hilman

    November 26, 2008 at 12:07 am

    Ini filem kartun ya…?? :D

    iyah… :lol:

     
  2. Hakrini

    November 26, 2008 at 12:59 am

    Ir, kok blog lu jadi review an film ?

    pan mau berbagi film-film yang gue suka :D

     
  3. nyoman

    August 30, 2010 at 11:55 am

    sayah juga menyukai film lama ini

    wah, nemu teman sealiran dong :D

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.