rasanya hampir semua orang pasti punya hobi mengoleksi barang entah barang mati atau barang hidup
. dan koleksi biasanya menjadi salah satu sarana untuk pamer gengsi apalagi kadang membutuhkan biaya lebih sehingga semakin langka dan susah mendapatkannya, semakin keren reputasi sang kolektor.
sebagai orang yg angin2an, gue nggak betah mengoleksi barang dengan setia selama bertahun2. era filateli sudah berlalu, kaset juga sudah lewat. apa lagi sih koleksi gue selama ini? tuh, saking sering gonta-ganti gue sampe lupa sendiri
. lalu apa sekarang gue sama sekali nggak punya koleksi? hmm… pikir2 koleksi gue ya berbagai rasa makanan enak yg masuk ke perut gue
.
seorang teman kuliah gue memilih mengoleksi peralatan makan dari resto fast food beken. bukan yg plastik lho, tapi yang pecah belah. yang dia banggakan semuanya didapat secara gratis. dikasih teman? bukan. hasil dari tukar kupon? nope. nyuri? yak, betul bangedh. yang paling disayanginya waktu itu adalah satu set peralatan makan Dunkin Donut berupa cangkir dan tatakannya, piring, juga sendok dan garpu. kenapa bukan yang bercap Kentucky atau Pizza Hut? karena dia hampir ketangkap basah saat berusaha memasukkan cangkir Dunkin Donut yg mblenduk itu ke dalam ranselnya.
wedew… gue sampe speechless saat itu. sedih juga melihat kegembiraan di wajah temen gue. haruskah semangat mengoleksi menghalalkan segala cara? belum lagi dengan dilakukan dengan sadar dan masih pula berani membanggakannya. kemudian apa bagusnya mengoleksi kalau sudah membutakan mata hati hingga nggak bisa membedakan mana yang benar dan yang salah?
Virgo
June 8, 2010 at 6:05 pm
Bagus tuh
yg bagus apanya?