cinta itu…

gara-gara nyelonong masuk ke sebuah blog yang membahas arti cinta dalam bahasa inggris (damn! why it had to be in english, den? cause i’m no good in english 😦 ), gue jadi bertualang mencari definisi cinta dan menemukan website khusus kutipan arti-arti cinta: http://honeymoons.about.com/cs/wordsofwisdom/a/whatislovequote.htm. ada yang hasil comotan dari ocehan orang beken, tapi banyak juga yg hasil karya anonimus yang jenius. dari yang sederhana sampai yang njelimet kayak definisi di bawah ini:

“To love is to suffer. To avoid suffering one must not love. But then one suffers from not loving. Therefore to love is to suffer, not to love is to suffer. To suffer is to suffer. To be happy is to love. To be happy then is to suffer. But suffering makes one unhappy. Therefore, to be unhappy one must love, or love to suffer, or suffer from too much happiness. I hope you’re getting this down.”
– Woody Allen

dari dulu Woody Allen emang antik 😛 , tapi apa yang dia bilang ada benarnya. cinta itu kadang begitu sulit untuk diartikan karena begitu kompleks. cinta juga sangat subyektif sifatnya. setiap orang punya versi definisi cinta masing-masing yang mungkin saja tidak bisa diterima oleh sesama manusia.

dan gue jadi teringat pada beberapa definisi cinta yang gue buat dalam rangka menulis cerita baru. anehnya, kenapa hampir semuanya bernada getir sementara gue sendiri menemukan cinta yang membahagiakan dan membuat hidup gue lebih hidup. 

cinta itu kasih, bukan kasihan

ada dua jenis cinta. yang pertama, jenis kembang api: begitu indah, tapi cepat lenyap dan tak menyisakan apa-apa setelah padam. dan yang satunya, bara api: tidak memukau, tapi tidak gampang mati bahkan tiba-tiba mampu membakarmu hingga kau tidak dapat merasakan apa-apa lagi.

cinta itu seperti doorprize, tidak semua orang beruntung bisa mendapatkan yang diinginkan apalagi memenangkannya.

cinta itu tidak ada bedanya dengan malaikat elmaut, tak seorang pun tahu kapan dia datang.

cinta itu tak hanya buta, tapi juga tuli dan bisu.

cinta itu eksklusif dan posesif.

cinta itu tak hanya membuatmu mabuk, tapi juga dapat menyesatkanmu dalam kegelapan.

tidak ada proses yang membutuhkan begitu banyak perjuangan yang melelahkan dan pengorbanan yang menyakitkan selain cinta. 

gila kan? gue jadi mikir apa yang salah sama diri gue. dan akhirnya gue menyadari bahwa tokoh-tokoh karangan gue selalu menderita karena cinta sebelum menemukan dan ditemukan cinta sejatinya.

seandainya kalian punya definisi lain tentang cinta dan bermurah hati membagikannya, dengan senang hati gue menampungnya. hitung-hitung bisa berbagi inspirasi 😉

 

Advertisements